Sabtu, 16 April 2011

Bergumam mengenai Sore~

Memahami sore itu sulit. Seperti mengerjakan soal matematika. Rumit.

Memahami sore sebenarnya sukar sukar gampang.

Sore itu ketika Ayah pulang dengan membawa sekantong plasting permen kesukaanku.

Sinar mentari sore ini sepertinya enggan dan malu menampakkan dirinya. Mungkin karna tertutup mendung.

Sore itu nikmat untuk meneguk secangkir kopi hangat. Bersantai di bawah pohon menunggu waktu senja.

Sore ini begitu romantis. Grimis pun mengindahkan sore ini.

Bias matahari sore yang tertutup dengan kapas nebula itu seperti anak ayam yang mengumpat di induknya.

Ketika siang mulai lelah untuk menghauskan bumi, kini sore datang dengan melepas dahaga.

Selamat Sore :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar